Susu Hitam Terakhir

Penulis : Muhammad Nuchid Penerbit : Pesta Pustaka Tebal : 138 halaman Harga : Rp37.000 *** Sinopsis Saya akan memberitahukan pada Anda tentang sesuatu yang tidak banyak orang tahu. Syaratnya, jangan bilang pada siapa-siapa. Kalau Anda sampai menceritakannya pada orang lain, maka katakan padanya untuk tidak bilang pada siapa-siapa. Dan kalau orang itu sampai menceritakannya […]

Read More Susu Hitam Terakhir

Orang-Orang yang Tidur di Pagi Hari

Orang yang tidur di pagi hari adalah orang-orang yang hidupnya tenteram. Aku pernah mengalaminya setiap pagi. Dan sejak aku hampir menjadi kiai (yang Anda bisa menyematkan titel “KH” di sebelum namaku, singkatan dari “Kiai Hampir”), itu tidak pernah terjadi lagi. Dana pembangunan. Kau tentu paham maksudku, bukan? Tentang kebaikan amal jariah, pelipatgandaan bersedekah, dan kesuksesan […]

Read More Orang-Orang yang Tidur di Pagi Hari

Pesantren non Mistis

Pada hari Senin, 3 Juli 2018 kemarin, saya mengumpulkan sejumlah orang untuk mendiskusikan masalah bangunan. Yang paling diributkan adalah tentang hari baik. Setelah dihitung, ternyata “hari-hari baik” baru saja terlewat. Maka, kalau mau membangun di hari itu, akan menunggu satu bulan lagi. “Bagaimana kalau tidak usah hitungan pasar?” Saya mengusulkan. Dan betapa terkejutnya saya ketika […]

Read More Pesantren non Mistis

(Bukan) Pesantren Fiksi

Apakah pesantren at-Tauhid Solokuro hanya fiksi? O, tentu tidak. Ia nyata. Benaran ada. Hanya tidak banyak yang mengetahui. Pesantren ini terlalu unik. Tidak ada kiainya. Tidak ada santrinya. Dan tidak ada bangunannya. Keunikan pesantren ini perlahan memudar. Semakin hari, semakin kentara kekiaian saya. Mulai ada santri yang bermukim. Dan, kami bersama segenap alumni at-Tauhid sedang […]

Read More (Bukan) Pesantren Fiksi

Beberapa Kenangan Pernikahan

Di antara tanda-tanda kekuasaan Tuhan Dia menciptakan kalian berpasangan dari diri Agar pasanganmu menjadi ketenteraman Menjadikan cinta sebagai napas kehidupan Menjadikan kasih sayang sebagai tradisi kemanusiaan …. Sesungguhnya Demikianlah Rambu-rambu cahaya Bagi semesta penurani yang merenungi cinta dan kasih sayang ….

Read More Beberapa Kenangan Pernikahan

Malam Hari Raya, Malam ke-40

Secara teknis, hari ini adalah hari keempat puluh sejak pernikahan kami. Meskipun faktanya kami hampir satu bulan berhubungan jarak jauh. Dan saat berjumpa di sepanjang bulan puasa, siang harinya kami tidak mungkin melakukan itu. Malam harinya juga meninggalkan melakukannya saat bulan mendatanginya. Empat puluh adalah angka keramat. Persemedian Nabi Musa dalam menerima kitab suci adalah […]

Read More Malam Hari Raya, Malam ke-40

Matematika Ramadan

Saya pernah menyukai pelajaran berhitung. Sebentar sekali. Dan sudah sangat lama. Sebelum kemudian saya begitu membencinya. Saya benci menghitung, kecuali menghitung uang. Dan saya semakin benci, karena ia jarang ada. Mangkelnya saya sama hitung-hitungan, hingga terbawa pada jumlah rakaat salat dan jumlah wewiridan. Kecuali ketika menjadi imam, jarang sekali saya meniteni hitungan. Karenanya, saya kerap […]

Read More Matematika Ramadan

Tiket yang Hangus

Visa Mesir saya masih ada sampai penghujung tahun 2018. Sebenarnya, kemarin adalah jadwal pemberangkatan balik ke sana. Di bandara Soekarno-Hatta, waktu saya mau naik pesawat, pilotnya turun. Pas saya turun, pilotnya naik. Saya naik lagi, pesawatnya ilang. Pesawatnya ketemu, sayanya ilang. Saya ketemu, tiketnya ilang. Tiket ketemu, sudah kadaluarsa. Tiket saya hangus, tanpa ada api […]

Read More Tiket yang Hangus

Pesantren yang Terbengkalai

Ketika sedang berangan-angan serius mewujudkan cita-cita Bapak yang terbengkalai oleh usia, berupa bikin pesantren, seorang teman dari luar Jawa tiba-tiba menghubungi saya memasrahkan adik kandungnya. Dua orang tua juga memasrahkan anaknya pada saya. Saya bertanya pada istri, bagaimana? Katanya, terima saja. Sebenarnya langgar (yang Bapak namai sebagai pondok pesantren) yang didirikannya (yang kini bangunan aslinya […]

Read More Pesantren yang Terbengkalai