Belajar Seks Bersama Syekh Tengku Zulkarnain

Jangan membenci siapa pun. Membenci manusia itu haram. Nggak ada cap halal MUI-nya. Termasuk membenci Tengku Zulkarnaen. Jangan benci dia, tetapi bencilah kebodohannya, dan berdoalah agar jangan sampai bodoh seperti dia. Doakan juga dia, agar kebodohannya tidak bertambah parah, atau minimal tidak memamerkan kebodohannya setiap saat. Saya heran, bagaimana bisa ada manusia sebodoh itu. Dalam […]

Read More Belajar Seks Bersama Syekh Tengku Zulkarnain

Berhenti Menulis (Lagi)

Sesudah saya menulis “Kembali Menulis” setelah sebelumnya menulis “Berhenti Menulis”, saya malah tidak pernah menulis. Pada tahun 2019 ini, saya bahkan enggak kepikiran menulis buku. Saya (untuk sementara) berhenti menulis karena saya merasa menulis memperburuk cara saya berbicara. Dulunya saya pandai berorasi. Setelah saya gemar menulis, saya jadi gagap. Otak saya berjalan lebih cepat dari […]

Read More Berhenti Menulis (Lagi)

Maling di Rumah Sendiri

Sewaktu di Mesir, saya punya kenalan orang Columbia. Namanya Jasson, nama Arabnya Mahmud Yusif. Sama seperti saya, dia tidak sampai lulus di al-Azhar. Dia terpaksa pulang karena momnya sakit dan tidak mungkin ditinggal lagi. Dednya, sudah mati tujuh tahunan yang lalu. Dia jarang menghubungi saya, dan tiba-tiba dia menghalo dan bercerita melalui messanger. Di rumahnya […]

Read More Maling di Rumah Sendiri

Grace Natalie dan Haramnya Poligami. Siapa Bilang Poligami Halal?

Jika Anda bukan Syekh Rloghom, jangan dengan mudah menyimpulkan sesuatu. Bahkan Syekh Rloghom pun, untuk menyimpulkan sesuatu, harus melalui analisis yang teramat rumit. Seandainya semua orang boleh menyimpulkan, maka kafirlah semua orang. Orang yang tidak mempraktikkan hukum potong tangan, berarti dia menolak ajaran Alquran, menolak ajaran Islam, berarti dia kafir. Orang yang mengharamkan rokok, berarti […]

Read More Grace Natalie dan Haramnya Poligami. Siapa Bilang Poligami Halal?

Kembali Menulis

Setelah rehat begitu lama dari dunia kepenulisan, saya ingin kembali menulis. Hanya keinginan. Entah kapan saya akan merealisasikannya. Ini bulan Desember bukan, sih? Mengapa seperti tidak sedang di akhir tahun?

Read More Kembali Menulis

Berhenti Menulis

Aku tidak tahu. Tetapi aku kemudian menangkap pesan itu. Aku tidak boleh menulis lagi. Pensilku patah. Kertasku ngecembeng di genangan air. Bukan hanya sobek, tetapi sampai hancur. Ideku ikut hanyut. Aku melihatnya sendiri, ia menabrak bebatuan kali, lalu berenang ke tempat yang lebih rendah. Hingga tidak ada apa pun yang kulihat selain pantulan wajahku di […]

Read More Berhenti Menulis

Banser Membakar Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid, Kafirkah?

Menolak tauhid itu kafir, tentu saja. Tetapi bukan termasuk menolak bendera HTI. Yang dibakar oleh Banser adalah bendera HTI, bukan kalimat tauhid. Pembakaran tidak selalu berarti penolakan. Jika Banser menolak tauhid, tentu mereka akan mengecam tahlilan, atau tidak salat. Buktinya, Banser paling getol tahlilannya, salatnya juga masih pakai kalimat syahadat. Simak video berikut ini untuk […]

Read More Banser Membakar Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid, Kafirkah?

Segera: 99 Kegelapan Terbelah di Bumi Madinah – Lunturnya Pesona Hanum Salsabila Rais

Film “99 Cahaya di Langit Eropa”, membuat saya benar-benar terkesima pada Mbak Hanum. Keren juga anaknya Amin Rois. Tetapi di film “Bulan Terbelah di Langit Amerika”, kekaguman saya pada Hanum Rais hilang seketika. Hanum Rais ternyata benar-benar anaknya Amin Rois. Imajinasinya eror. Kejurnalisannya hilang, keaminroisannya berkembang. Memang dalam ekspresi perfilman, ini sah-sah saja. Tetapi dampaknya […]

Read More Segera: 99 Kegelapan Terbelah di Bumi Madinah – Lunturnya Pesona Hanum Salsabila Rais

Lanjutan Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream, Tetapi Bukan Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream

“Ma, aku malu. Mama pakai bawa-bawa aku segala.” “Aqiqah ….” “Atiqah, Ma.” “Ya, Atiqah. Jangan menjadi anak yang manja. Ingatlah, kita sedang berada dalam teater. Peran yang kita mainkan harus optimal. Peran yang kocak, harus bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak. Peran bercinta, harus bisa membuat orang mabuk kepayang. Dunia ini, penuh peranan. Dunia ini, bagaikan […]

Read More Lanjutan Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream, Tetapi Bukan Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream

Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream

Harusnya kan begini: Saya dipukuli anak buah Jokowi. Saat pulang dan bertemu dengan anak saya, sementara wajah saya lebam sana-sini, saya tidak tega untuk mengatakan yang sebenarnya. Saya kemudian bilang padanya, “Mama cuma operasi plastik, kok.” Tetapi cerita ini menye-menye banget. Sinetronisme sekali. Tidak ada pihak mana pun yang diuntungkan. Jadilah begini ceritanya: Saya operasi […]

Read More Cara Membuat Kisah Nyata yang Anti Mainstream